Monday, August 11, 2014

[Author of The Month] Linda Satibi

Linda Satibi
Halo, Mbak Linda, selamat untuk terbitnya novel barunya.Tapi pertanyaan pertama berhubungan dengan menulis dulu.Sejak kapan Anda suka menulis?
Jawab : Saya mungkin bisa dibilang terlambat, baru memulai menulis pada penghujung 2010, saat usia sudah di atas 35 (batas usia pendaftaran PNS.. hihi.. apa hubungannya?). Kalau teman-teman penulis yang lain, sudah gemar menulis sejak kecil, maka saya kecil adalah penggila baca tapi tak tebersit sedikit pun keinginan untuk menulis. Teman-teman saya banyak yang kaget juga, tiba-tiba saya sekarang menjadi penulis, karena dulu tidak nampak tanda-tandanya..:-)

Apa rencana atau mimpi Anda dalam dunia menulis ke depannya?
Jawab : Mimpinya ingin menulis novel segmen dewasa, yang memuat nilai-nilai dakwah. Maksudnya jelas memiliki pesan-pesan kebaikan. Bila ada penulis lain yang beranggapan bahwa menulis ya menulis, jangan memikirkan pesan, maka saya menghormati pendapat itu tapi tidak mengamininya.

Dalam dunia menulis, siapa penulis favorit Anda?
Jawab : Sulit menyebut satu nama, ya.. karena lumayan banyak. Mereka memiliki keistimewaan masing-masing yang saya suka. Tapi kebanyakan sih penulis lokal, semisal Tasaro, Tere Liye, Gola Gong, Helvy Tiana Rosa, Ifa avianty, dll. Bacaan buku luar saya masih minim, paling Sidney Sheldon, Agatha Christie, Dan Brown, dan beberapa lainnya. Oh ya, temen-temen BAW juga saya suka, Shabrina Ws, Riawani Elyta, Leyla Hana, Arul Chandrana, dll.


Menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.Dalam sebulan Anda membaca berapa buku?
Jawab :Tergantung tingkat ke-rempong-an pada bulan itu, ya.. hehe.. Tapi mungkin bisa dirata-ratakan sekitar 3-4 buku. Untuk novel-novel yang nggak berat, dalam hitungan sekitar 4 jam bisa tamat, tapi semacam Max Havelaar sudah berhari-hari masih belum kelar juga.. :D

Apa genre buku kesukaan Anda?
Jawab : Saya penyuka segala. Tapi lebih suka fiksi, walau tidak menolak nonfiksi.Dan untuk fiksi, saya suka romance, biografi yang difiksikan, thriller, fantasi.

Dari sekian banyak buku yang Anda baca, buku apa yang paling berkesan?
Jawab :Lagi-lagi ini sulit untuk menyebut satu judul. Saya suka galaksi Kinanthi-nya Tasaro, My Avilla-nya Ifa Avianty, Tetralogi Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata, Trilogi Negeri 5 Menara-nya A.Fuadi, dan beberapa lainnya.

Dalam beberapa antologi yang ditulis Anda, tentu Anda menceritakan kisah nyata.Bagaimana caranya tidak merasa bersalah pada orang yang kita jadikan bahan tulisan apalagi kalau tokohnya jadi terkesan mendapat peran antagonis?
Jawab :Seingat saya, belum ada orang yang jadi bahan tulisan saya mendapat peran antagonis. Kalaupun ada, semisal dalam antologi Gado-Gado Poligami, tokoh antagonisnya yaitu suami teman saya yang berpoligami tapi tidak adil, ya mau gimana lagi, memang temanya poligami. Tapi yang menjadi sentral kan bukan pelaku poligami (suami), tapi teman saya (yang istrinya) yang menjadi korban.

Anda juga dikenal sering menulis resensi. Bagaimana trik detil cara bikin resensi , dan seberapa banyak pengaruhnya bikin resensi itu untuk jadi bahan bakar bikin novel atau buku?
Jawab : Saya belum mahir menulis resensi. Hanya karena mungkin peresensi itu termasuk jarang (dibanding penulis yang jumlahnya seabrek-abrek), jadi saya sering disebut-sebut sebagai peresensi.Triknya sih saya ramu dari berbagai info para peresensi senior.Jadi resensi ala saya, awalnya pengantar berupa kalimat pembuka yang berkaitan dengan isi global buku.Lalu masuk ke sinopsis singkat, tanpa menyiratkan ending supaya nggak spoiler.Kemudian mulai membahas unsur intrinsik yang menonjol dan berkesan, sekaligus yang kurang sreg, jadi selain memuji disertai dengan kritik dan masukan, bila ada.Terakhir, kalimat penutup biasanya tentang pesan moral buku tersebut.
Seberapa besar pengaruh bikin resensi terhadap penulisan buku sendiri, saya pikir cukup besar juga. Setidaknya memotivasi supaya bisa bikin buku yang baik, agar nanti kalau buku kita diresensi orang, nggak dijelek-jelekin banget..hehe..

Apakah menulis resensi harus ada pertanyaan akan alur cerita yang bikin pembaca penasaran. Misalnya, apakah membuat resensi buku yang isinya mengundang pembaca untuk penasaran baca kelanjutan cerita seperti apa?
Jawab :Tergantung media yang dituju dan juga selera pribadi :-) Ada media yang mengharamkan pertanyaan-pertanyaan semacam itu, mungkin terkesan cerewet kali, ya..
Dulu, saya suka juga pakai pertanyaan-pertanyaan semacam itu, tapi sekarang nggak lagi. Saya pikir bisa digunakan kalimat yang memancing rasa penasaran pembaca, tanpa kalimat tanya.

Apa bedanya resensi dengan merangkum isi cerita?
Jawab :Kalau merangkum lebih sederhana, ya.. hanya memeras isi menjadi singkat tanpa menghilangkan esensi utama cerita. Sedangkan meresensi, selain menampilkan isi cerita secara singkat (tapi ingat ya, tanpa spoiler), juga menimbang isi buku secara keseluruhan, bisa dimulai dari cover, layout, dan tentu unsur-unsur intrinsiknya, hingga kalau ada, apa peranan buku tersebut dalam masyarakat.

Kalau disuruh memilih, pilih nulis resensi atau nulis novel?
Jawab :Pertanyaan sulit nih.. maunya tetep nulis dua-duanya. Masing-masing ada keasyikannya sendiri.

Sekarang tentang novel baru Anda.Bisa ceritakan sinopsis singkat tentang novel anak tersebut?
Jawab :Ini cerita tentang dua anak kota yang berlibur di desa kakeknya. Selama masa liburan, mereka menemukan pengalaman mengasyikkan bersama kakek, nenek, om, tante, sepupu, dan orang-orang di desa, serta di dalamnya senantiasa ada pembicaraan yang berkaitan dengan riwayat Nabi Muhammad.
Aku Sayang Nabi Muhammad. Novel anak dari Linda Satibi


Apa proses kreatif di balik novel anak tersebut?
Jawab :Idenya berangkat dari keprihatinan saya melihat anak-anak sekarang yang minim pengetahuannya tentang Nabi Muhammad. Paling mereka hanya tahu siapa orangtua dan tanggal kelahiranNabinya.Saya lalu mencoba membuat cerita sederhana tapi menarik, dan di dalamnya disisipi kisah Rasulullah.Jadi anak-anak seperti tidak sedang membaca buku riwayat nabi.Harapannya agar mereka merasa senang mengikuti kisah rasul melalui cerita yang dekat dengan kesehariannya.

Dalam penulisan cerita ini, saya mendapat arahan dari mentor saya di kelas menulis online, yaitu Mbak Ary Nilandari. Saya sungguh berterima kasih kepada beliau atas kesediaannya membagi waktu untuk transfer ilmu kepenulisan cerita anak.

Bagaimana caranya menentukan ending dalam sebuah cerita?
Jawab :Saya lebih suka ending terbuka. Tapi tidak menutup hati juga sih, untuk yang sebaliknya. Kalau saya, biasanya sebelum menulis, sudah tahu akan bagaimana endingnya, dan saya patuh pada niat semula itu.

Pilih mana ; menulis buku yang selesai dalam waktu singkat (kurang setahun) atau waktu yang lama?
Jawab : Saya kira tergantung bagaimana buku tersebut. Jika butuh riset dan referensi yang banyak serta detil, tentu akan memberi kepuasan tersendiri saat selengkap-lengkapnya dapat memenuhi kebutuhan tersebut, meski ditempuh dalam waktu yang lama. Sedangkan untuk buku yang tidak terlalu butuh banyak referensi dan riset, tentu tidak ada alasan untuk berlama-lama.. :-)

Apa tips agar bisa konsisten menulis satu draf novel?
Jawab :Malu nih, jawab pertanyaan ini.. karena draft novel dewasa saya masih saja terbengkalai. Tapi ketika menulis novel anak, bisa selesai kurang lebih sebulan.Sepertinya memang ada yang harus mencereweti dan menjadikannya sebagai motivasi.Novel anak saya, selalu ditanyakan terus oleh putri saya, jadi saya malu, kalau terus-terusan bilang belum.Dan saya juga jadi termotivasi untuk mempersembahkan cerita yang bagus buat anak saya, juga buat anak-anak lainnya.

Banyak para penulis yang suka berhenti menulis di tengah jalan, entah karena cerita berubah atau tidak focus.Jika Anda mengalami masalah itu, bagaimana Anda mengatasinya?
Jawab :Duh, malu kuadrat nih.. karena saya belum berhasil mengatasinya untuk kasus novel dewasa saya. Tapi refreshing membaca novel-novel ringan, terbukti membantu mengembalikan semangat.Dan yang tak kalah penting, komunikasi intens dengan teman-teman di komunitas penulis, dalam hal saya adalah BAW.Dorongan semangat dari teman-teman, dan melihat prestasi-prestasi serta buku-buku dan karya-karya di media milik mereka, bisa menjadi suntikan penyemangat juga.

Bagaimana bikin novel anak yg bahasanya tetep anak-anak?
Jawab :Kebetulan dunia saya dekat dengan anak-anak. Saya berkhidmat di dunia pendidikan anak-anak selama lebih dari 10 tahun. Saya berusaha memahami gaya bicara mereka. Selain itu banyak mempelajari novel-novel anak yang ditulis oleh para suhu, penulis cerita anak yang sudah senior.Yang jelas, untuk anak-anak, kalimatnya jangan panjang-panjang.Sederhana tapi harus mampu memikat mereka.

Lebih suka menulis cerita anak atau meresensi? Mengapa?
Jawab :Suka dua-duanya sih. Menulis cerita anak itu asyik karena saya cinta anak-anak, dan ingin menemani mereka dengan cerita-cerita yang baik.Sedangkan meresensi, asyik juga, karena bisa mengajak pembaca untuk mengetahui kebaikan buku tersebut, dan berusaha memberi masukan kepada penulisnya untuk hal-hal yang masih terasa kurang enak.Penulis suka toh, dikritisi tulisannya? Yang penting cara mengkritisinya santun. Dan enaknya meresensi juga, koleksi buku saya terus bertambah karena dihadiahi terus sama penerbit yang bukunya saya resensi.. :-)

Anda sudah lama jadi guru mengapa memilih menulis resensi, cerita anak dibanding buku pelajaran?Apakah ada keinginan menulis buku pendidikan?
Jawab :Sejujurnya nggak kepikir nulis buku pelajaran.. hehe.. karena kalau nulis buku pelajaran kan sudah baku, ya.. jadi ruang imajinasinya sempit.. :-)
Kalau nulis buku pendidikan serupa buku motivasi buat remaja, kepingin juga.Sudah coba-coba bikin draftnya, tapi masih belum sempat dieksekusi.

Biasanya kapan waktu buat menulis di sela kegiatan Anda? Lebih suka menulis siang atau malam hari?
Jawab :Pada dasarnya sih asal pas luang dan suasana tenang, saya suka. Tapi kalau siang, kondisi kayak gitu tuh jarang didapet, beda kalau malam. Jadi ya, cenderung lebih suka menulis saat malam.

Bagaimana caranya Anda meluangkan waktu buat menulis diantara seabrek kegiatan Anda?
Jawab :Kalau ngikutin capek ya rasanya nggak ada waktu luang. Tapi biasanya kalau udah dimulai nulis, jadi ilang capeknya..JDan itu biasanya malam atau dinihari. Yang penting, niat yang kuat, insyaAllah kalau hati sudah bergerak maka badan akan mengikuti.

Terakhir apa pesan buat para pembaca blog BaW?
Jawab :Buat temen-temen yang ‘senasib’ seperti saya, dulunya nggak suka nulis, jangan pesimis dulu. Menulis itu bisa terasah karena dilatih terus menerus.Yang penting, konsisten menulis setiap hari, entah di blog atau disimpan dulu di tabungan naskah pribadi. Lalu, banyak membaca dan jangan malu bertanya sama para senior. Jangan lupa juga, niat menulis itu untuk apa. Meski masing-masing orang akan berbeda, tapi yang pasti kalau saya, inginnya untuk menambah amal baik.. :-)

 Demikian bincang-bincang kita dengan Mbak Linda Satibi. Buat teman-teman yang penasaran dengan karya penulis yang satu ini, ada satu buku gratis untuk satu pemenang karya mbak Linda Satibi yang berjudul Aku Sayang Nabi Muhammad. Syaratnya mudah banget :


  1. Follow blog ini.
  2. Follow twitter @BAWCommunity
  3. Tweet kalimat ini "Saya mau buku #AkuSayangNabiMuhammad karya @LindaSatibi dari @BAWCommunity". Jangan lupa di twit kamu tetap sertakan link postingan wawancara ini juga bagikan link postingan ini di facebook.
  4. Komen di kolom komentar postingan ini berupa: nama dan akun twitter. 
  5. Ditunggu sampai tanggal 29 Agustus 2014 
  6. Ikuti terus program Author of The Month berikutnya dan dapatkan buku-buku dari para penulis BAW.


21 comments:

  1. mba linda kereeen....barokumullah...moga terus semangat melahirkan karya-karya yang bermanfaat ...

    ReplyDelete
  2. penasaran sama kerangka masuk materinya buku ini ^___^

    ReplyDelete
  3. Selamat ya, Mba Linda. Penasaran sama buku ini. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ikutan kuisnya ya, mba.
      Nama : Ila Rizky
      Akun twitter : @ila_rizky
      Link : https://twitter.com/ila_rizky/status/498669774407479296

      Delete
  4. Rima Ria Lestari
    @rima_ria
    (https://twitter.com/rima_ria/status/498680379188867073)

    ReplyDelete
  5. Selamat ya Mba Linda, Semoga bukunya dapat menjadi penyejuk hati anak2 Indonesia :)

    Nama : Desi Namora
    Akun twitter : @namoradesi

    ReplyDelete
  6. selamat ya mba linda pengen juga bukunya siapa tahu dapet grentongan hihi.
    ini ikhtiarku dapetin bukunya mba linda....ikutin kuisnya ah
    nama : Ika Candra
    Akun Twitter :https://twitter.com/naymahaq/status/498725718004465664

    ReplyDelete
  7. barokallah dengan buku barunya ya, Mbk.

    ReplyDelete
  8. Selamat ya Mbak Linda, Sudah ngeluarin buku barunya. semoga bukunya bisa melejit dan disukai anak-anak seantero indonesia. aminnn :)

    Nama : Nazaruddin ikhsan
    Akun twitter : @dubidam11
    link : https://twitter.com/dubidam11/status/498751798035771392

    ReplyDelete
  9. Selamat utk mbak Linda Satibi. Semoga semangatnya ikut menulari writter wannabe macam saya :) Btw saya ikutan ya mbak, bismillah semoga menang. Penasaran sama bukunya mbak Linda.
    Nama : Andriani W.
    Akun twitter : WuryAndrea

    ReplyDelete
  10. Selamat yaa mbak Linda..btw saya ikutan
    Nama: Khairiah
    Twitter:@HarieKhairiah

    ReplyDelete
  11. Bunda akhirnya melahirkan karya, selamat bunda semoga selalu menebar manfaat
    Nama ; Nyi Penengah Dewanti
    Twitter : @NyiPeDe

    ReplyDelete
  12. makasiii temen2 semua..
    mohon doanya yaa.. smoga buku sy menuai kebaikan yg banyak..

    yuk, semangaat menulis.. :)

    ReplyDelete
  13. Selamat ya bunda :)

    Nama: Ade Delina Putri
    Twitter: @adedelinaputri

    ReplyDelete
  14. keren sekalii jawaban nya segala ada ,,haha

    ReplyDelete
  15. Selamaatt kakak pertamaaa *peluk kenceng
    aku pasti beli bukunya
    Triana Dewi @tdewianshory

    ReplyDelete
  16. Senang pertanyaan saya dijawab, Makasih Mbak Linda Satibi dan BAW Community. Terus terang, kala menulis resensi saya mah gak mikir harus ikuti acuan seperti ayng dipaparkan dalam jawaban lain dari Mbak Linda. Sangat bermanfaat. Semoga ke depannya saya bisa lebih baik menulis resensi dan tak dtolak Kompas mulu dengan alasan kurang kritis, hehe.

    ReplyDelete
  17. selamat ya Mbak Linda, semoga bukunya laris di pasaran dan semakin membuat anak2 cinta kepada Nabi Muhammad SAW
    Raihanatun Nisa
    @Raihanatun1

    ReplyDelete
  18. Nama: Marisa Ulfa Vera
    Twitter: @ulfavera_marisa
    link share di twtter: https://twitter.com/ulfavera_marisa/status/504991796280045569
    link share di fb: https://www.facebook.com/marisa.u.vera/posts/1549256821959860

    ReplyDelete
  19. Terima kasih, artikel yang menarik~
    Kunjungi :

    Website Kami
    Website Kami

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog BaW. Mohon kritik dan komentar yang membangun untuk setiap postingan ;)