![]() |
| Aida MA |
Sekitar tahun 2008, pertama kali menulis
saya sempat punya masalah dengan mood, sebulan kadang hanya menghasilkan dua
cerpen dengan jumlah halaman hanya 5 halaman saja, itu pun sudah dengan susah
payah, mencari ide dan mengatasi kebosanan yang sering datang daripada
menghilang (heheh)
Belakangan saya mulai memperhatikan
bagaimana penulis-penulis senior melewati proses menulis mereka dari moody
menjadi habit. Malah akuan sebagian senior, menulis sudah seperti candu bagi
mereka, ibarat kecanduan caffeine bisa bikin sakit kepala, maka menulis pun
seakan memiliki ruang hampa jika tidak dilakukan setiap hari.









