Penulis: Lia Herliana
Siang
itu, langit mendung pekat. Gerimis, segera berubah menjadi hujan. Ririn berlari ke teras depan sebuah toko, untuk
berteduh. Brrr! Ririn merapat ke tembok, agar tak terpercik air hujan.
Didekapnya ranselnya di dada.
Huuf!
Tadi pagi, ia berangkat terburu-buru, sampai lupa membawa payung. Dan sekarang,
ia terjebak hujan di sini. Padahal, ada tugas Bahasa Indonesia yang belum
dikerjakannya. Besok harus dikumpulkan.